Rabu, 07 Oktober 2009

Persela Juara Liga Jatim VIII 2009

Persela Lamongan keluar sebagai juara Liga Jawa Timur 2009 setelah mengandaskan Persema Malang 2-0 (0-0) di babak final, Selasa (7/10) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur.
Kedua gol Persela dicetak Samsul Arif di menit 71 dan Martin Zada di penghujung pertandingan melalui eksekusi penalti. Raihan juara ini adalah yang ketiga kalinya bagi Persela setelah pada 2003 dan 2007 juga menjadi kampiun Liga Jawa Timur.

Gol pertama Persela mendapat protes keras dari kubu Persema. Mereka menilai bila gol tersebut tidak sah karena Samsul berdiri pada posisi offside sebelum menceploskan bola ke gawang Persema yang dikawal I Komang Putra. Namun, wasit Najamudin tetap mengesahkan gol tersebut.

Di babak kedua, Persema lebih banyak menguasai permainan dan mampu mengurung pemain Persela di kotak penalti. Serangan efektif Persema yang dibangun dari kedua sayap mampu memporak-porandakan barisan pertahanan Persela. Gol pertama Persela melalui Samsul pun diperoleh lewat serangan balik.

Pada babak kedua Persema tetap menguasai jalannya pertandingan tapi mandulnya barisan depan anak latih Subangkit ini tidak mampu menjebol gawang Khoirul Huda. Persela justru berhasil menambah gol lewat titik penalti setelah Kurniawan Dwi Julianto dilanggar I Komang Putra di dalam kotak penalti.
Sementara itu Ketua PSSI Jatim Haruna Sumitro mengaku bangga dengan penyelenggaraan even pre season bagi tim-tim Jatim yang akan berlaga di kompetisi Divisi Utama dan Lia Super ini. "Meskipun secara komersial kita rugi karena tidak mendapat sponsor seperti tahun lalu, tapi Saya sangat bangga karena event ini bertahan sampai tahun kedelapan. Saya pikir ini bukti bahwa Jatim memang provinsi sepakbola di Indonesia ini," pungkas Haruna. (*)
.

Lengkapnya »»»

Jumat, 23 Januari 2009

Jawa Timur Tulang Punggung Timnas U-16 Uruguay


Tujuh pemain baru dipastikan ikut gabung timnas SAD Indonesia ke Uruguay tahap kedua.Penanggung jawab proyek timnas U-16 Uruguay Demis Jamaoedin menyatakan, timnas junior Indonesia yang tetap menggunakan nama SAD Indonesia ini telah berangkat ke Uruguay pada 20 Januari lalu.
Pada tahap kedua ini manajemen SAD Indonesia melakukan penambahan pemain sekitar tujuh orang. Di mana para pemain baru yang direkrut merupakan utusan dari Pengda PSSI dan telah melalui proses seleksi yang langsung dipantau Cesar Payovich.
Ketujuh pemain baru tersebut adalah Vava Mario Yagalo, Beny Stya Yoewanto, Mokhamad Syaifudin, Rizky Ahmad Pellu, Abdul Rahman Lestaluhu, Syaiful Bachri Ohorella, dan Sadek Sanaky.
Dari tujuh pemain tersebut, Vava, Beny dan Rizky adalah alumnus timnas U-16 Piala Asia U-16 2008 di Uzbekistan. Sisanya adalah hasil seleksi Cesar dan para asistennya pada Desember tahun lalu.
"Karena ada pemain tambahan, tentunya harus ada yang tereliminasi dari skuad timnas proyek Uruguay tahap pertama. Mereka adalah, Davitra, Mochamad Chaerudin, Alwi, Sutanto, Burhanuddin Bayu, Lutfi Hidayat, dan Reza Inas," ungkap Demis, tanpa merinci alasan para pemain tersebut dieliminasi.
Ditambahkannya, pengurangan pemain itu dilakukan karena skuad timnas proyek Uruguay yang musim ini masuk di kelompok umur 17 tahun tetap harus berkekuatan 25 pemain.

Daftar Pemain SAD Indonesia 2009 :

Kiper : Tri Windu Anggono, Dimas Galih, dan Beny Stya Yoewanto (Jawa Timur).

Belakang : Yericho Christiantoko (Jawa Timur), Reffa Money (Jawa Timur), Mokhamad Syaifudin (Jawa Timur), Sedek Sanaky (Maluku), Alfin Tuasalomny (Maluku), Ferdiansyah (DKI Jakarta), Taji Prasetio (DKI Jakarta), Imam Agus Faisal (Jawa Tengah).

Tengah : Mochamad Zaenal Haq (Jawa Timur), Feri Firmansyah (Jawa Timur), Ismail Marzuki (Jawa Timur), Rizky Ahmad Sanjaya Pellu (Jawa Timur), Abdul Rahman Lestaluhu (Maluku), Rinaldi Gunapradiptha (DKI Jakarta), Ridwan Awaludin (Banten).

Depan: Sahlan Sodik (Jawa Timur), Vava Mario Yagalo (Jawa Timur), Syaiful Bachri Ohorella (Maluku), Syamsir Alam (DKI Jakarta), Alan Martha (Sumatera Barat), Novri Setiawan (Sumatera Barat), Yandi Sofyan Munawar (Jawa Barat).
.

Lengkapnya »»»

Sabtu, 17 Januari 2009

Seleksi DNC Regional Surabaya Diundur

SURABAYA-Padatnya jadwal PSSI Surabaya membuat pelaksanaan seleksi regional Surabaya Danone Nation Cup (DNC) U-12 diundur pelaksanaannya. Seleksi yang dijadwalkan akan dihelat 25 hingga 27 Januari mendatang, diundur menjadi 15 dan 17 Februari. Kepastian ini disampaikan oleh bidang kompetisi PSSI Surabaya M Djaya, kemarin.
“Agenda PSSI Surabaya di Januari ini sangat padat. Kalau kami paksakan akan berbenturan dengan turnamen-turnamen lainnya,” ungkap Djaya. Karena itu, pihaknya terpaksa mengundurkan jadwal.
Kata Djaya, hingga technical meeting (TM) digelar Jumat lalu, sebanyak 42 tim akan bersaing di tingkat regional Surabaya. Rinciannya, 30 tim merupakan anggota internal PSSI Surabaya. Sedangkan 12 tim lainnya berasal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) dan SD di Surabaya. Untuk menghindari adanya protes dari tim-tim peserta, panitia akan memisahkan tim-tim dari klub internal dan tim yang bersal dari SSB dan SD.
Untuk klub Persebaya dibagi menjadi 10 grup. Juara dan enam runner-up terbaik akan maju ke babak kedua. Untuk tim SSB dan SD, dibagi menjadi empat grup. Hanya juara grup yang berhasil lolos ke babak selanjutnya. Meski belum menerima kepastian dari PSSI Jatim, tapi menurut Djaya, diperkirakan sekitar 10 hingga 14 tim berhak tampil di regional Jatim.
Juara seleksi regional Surabaya diharapkan bisa berkiprah di tingkat Jatim dan nasional. Pada 2007, SSB Karanggayam berhasil menjadi juara di level Jatim dan nasional. Mereka pun berhak tampil di Lyon, Prancis, untuk mengikuti DNC seri dunia. Sayang, tahun lalu predikat itu direbut Tulungagung Putra. "Semoga Surabaya bisa kembali mengirimkan wakilnya di level internasional," tutur Djaya. (radar surabaya)
.

Lengkapnya »»»

Rabu, 07 Januari 2009

Persibo Cari Gelandang

BOJONEGORO – Pelatih Persibo Bojonegoro Sartono Anwar masih memiliki beberapa pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan sebelum putaran kedua divisi utama diputar. Setelah rekomendasinya untuk merekrut Mohamadou Alhadji Adamou disetujui manajemen tim, mantan pelatih PSIS Semarang itu kini fokus mencari pemain lokal.
Sartono menjelaskan, saat ini dirinya membutuhkan pemain lokal untuk posisi gelandang bertahan. Siapa yang akan direkrut, ayah dari pemain Persib Bandung Nova Arianto itu belum tahu. ‘’Kita tunggu pemain yang akan ikut seleksi lagi,’’ katanya.
Sebelumnya ada beberapa pemain lokal yang mengikuti seleksi. Dua di antaranya, Jatmiko, mantan gelandang bertahan Persela Lamongan dan Gresik United, serta Manan, mantan pemain PON Jateng. Namun, Sartono tidak puas dengan penampilan pemain yang mengadu nasib di tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut.
Menurut Sartono, saat ini dirinya terus mempersiapkan tim untuk menghadapi putaran kedua divisi utama. Program latihan saat ini memasuki pemantapan strategi. Program tersebut dilaksanakan hingga menjelang bergulirnya putaran dua pada 25 Januari nanti.
Keinginan Sartono untuk menambah pemain lokal disetujui manajemen tim. Menurut Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono, manajemen tim memberikan jatah perekrutan dua pemain lagi kepada pelatih. Dana Persibo untuk merekrut pemain tambahan itu masih cukup karena beberapa waktu lalu manajemen tim mencoret sejumlah pemain muka lama.
Dia menjelaskan, siapa pemain yang direkrut, nantinya diserahkan sepenuhnya kepada pelatih. ‘’Karena yang tahu kebutuhan tim adalah pelatih,’’ tuturnya.
Sementara itu, dalam latihan rutin kemarin (7/1) sore di lapangan Sekolah Model Terpadu (SMT) Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, hanya pemain asing baru Mohamadou Alhadji Adamou yang absen. Menurut asisten pelatih Bambang Pramuji, pemain asal Kamerun tersebut izin ke Jakarta untuk mengurus administrasinya, termasuk paspor. ‘’Mungkin butuh waktu dua hari. Dia sudah izin untuk sekalian mengambil barang-barangnya,’’ katanya. Bambang menjelaskan, hingga kemarin belum ada peman baru yang mengikuti seleksi. (ade/jpnn)
.

Lengkapnya »»»

Persela Siapkan U-15

LAMONGAN – Persela Lamongan berencana membentuk U-12 dan U-15. Tim U-12 diproyeksikan menghadapi Piala Danone dan U-15 untuk persiapan kompetisi Pengda PSSI Jawa Timur.
‘’Untuk Persela U-15 nantinya akan bersaing dengan Tuban dan Bojonegoro yang sama-sama masuk di grup enam. Bagi yang lolos akan tampil di Jawa Timur. Sedang untuk U-12 masing-masing kota diserahkan melalui SSB masing-masing, dan hasilnya akan diadu dalam tiga kabupaten,’’ ujar Muji, salah satu pengurus sekretariat Persela kemarin (7/1).
Pertandingan U-12 nanti digelar di Tuban. Penunjukan Tuban karena kota tersebut tidak terlalu sibuk dengan urusan persepakbolaan. Sementara Lamongan dan Bojonegoro disibukkan dengan kompetisi ISL dan divisi utama. ‘’Jadi, dipastikan di Tuban. Harapannya semua bisa terpantau dan terselenggara dengan lebih lancar,’’ katanya. (jpnn)

Lengkapnya »»»

Around Asia

AFC Youth Policy


MISSION To increase the football playing base, ensure a positive and enjoyable life experience for children and young adults by implementing programs and activities that raise the standard of performance overall and support the development of each individual player within the game of football in all Asian countries.

  © Blogger template by Ourblogtemplates.com 2008

Kembali ke ATAS